Rabu, Juli 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Wallace, Kepulauan Aru, Dulu dan Kini

redaksi
29 April 2019
Kategori : Laporan Khusus
0
Dobo

Kapal-kapal ikan di Dobo, Kepulauan Aru. FOTO: DARILAUT.ID

“Ekspedisi saya ke Kepulauan Aru terbilang cukup sukses…….. Dengan keberhasilan ini saya terdorong untuk melanjutkan penelitian saya di Molluca dan New Guinea…,” Alfred Russel Wallace, Juli 1857.

16 KAPAL LAYAR bersamaan meninggalkan Dobo, Kepulauan Aru, pada 2 Juli 1857. Angin timur berhembus, membawa kapal layar mengarungi laut Banda menuju pelabuhan Makassar, Celebes.

Salah satu kapal layar ini ditumpangi naturalis asal Inggris Alfred Russel Wallace. Wallace menyebut “perahu Macassar” untuk kapal layar yang biasa digunakan para pedagang Bugis.

Selama enam bulan Wallace berada di Kepulauan Aru. Penelitian yang dilakukannya terbilang sukses. Dobo dan Kepulauan Aru, yang membawa Wallace melanjutkan penelitian selama lima tahun di Kepulauan Maluku dan Papua.

Ya, Dobo dan Kepulauan Aru bukanlah tempat yang tiba-tiba baru muncul di peta. Kapal layar asal Sulawesi Selatan telah mengarungi pelayaran dari Makassar menuju Dobo dan sebaliknya, ratusan tahun lalu.

Untuk mencapai Kepulauan Aru, para pelaut Bugis-Makassar, berlayar 1000 mil lebih dengan memanfaatkan hembusan angin di musim barat, pada Desember dan Januari. Kapal layar ini akan kembali lagi ke Makassar pada Juli atau Agustus, di musim timur.

Wallace mengikuti pola pelayaran ini dari Pelabuhan Makassar. Pertengahan Desember 1856, Wallace menuju Dobo. Kapal yang ditumpangi Wallace mempunyai dua tiang layar, berbentuk segi tiga yang dapat dipindah-pindahkan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Kepulauan AruMakassarWallace
Bagikan15Tweet9KirimKirim
Previous Post

Daya Dukung Pengunjung Penting untuk Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Next Post

Hubla Susun Penanganan Muatan Berbahaya

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Hubla Susun Penanganan Muatan Berbahaya

Hubla Susun Penanganan Muatan Berbahaya

Komentar tentang post

TERBARU

Ratifikasi Konvensi ILO 188/2007 untuk Nelayan dan Pekerja Perikanan, EKOMARIN: Jangan Hanya Capaian Diplomatik di Kertas

Badai Tropis Maysak Mengakibatkan 6 Orang Tewas dan 130 Ribu Dievakuasi di Guangxi Cina

Pajak Perusahaan Over the Top Dapat Memperkuat Ekosistem Media

BPBD Pantau 18 Titik Api di Provinsi Gorontalo

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Potensi Hujan Berkurang, Kondisi Kering Mulai Dominan

AmsiNews

REKOMENDASI

Ketua Umum AMSI Mengajak Kampanye Antihoaks

Status Terkini Temuan Hiu Prickly Dogfish dari Teluk Manado

Pendanaan Riset Kelautan Melalui Fasilitasi Hari Layar

Perang Timur Tengah Meluas Terhadap Rantai Pasokan dan Bahan Bakar Asia-Pasifik

KPU Kabupaten Gorontalo Sosialisasi PSU di TPS 2 Desa Tuladenggi

Tumpahan Minyak di Filipina, Puluhan Ribu Nelayan Kembali Beraktivitas Menangkap Ikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.