Jumat, Mei 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Bernilai Ekonomi Tinggi, Ikan Sidat Dewasa di Danau Limboto, Memijah di Laut

redaksi
24 September 2019
Kategori : Laporan Khusus
0
Bernilai Ekonomi Tinggi, Ikan Sidat Dewasa di Danau Limboto, Memijah di Laut

Sungai yang menghubungan Danau Limboto dan laut. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Sidat termasuk salah satu jenis ikan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Ikan ini bermigrasi saat dewasa (matang gonad) dari Danau Limboto untuk memijah di laut.

Menurut Profesor riset Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Krismono, perlu dilakukan penelitian efektivitas jalan air yang ada di Danau Limboto, Provinsi Gorontalo untuk mengetahui migrasi ikan sidat ditempat tersebut.

Hal ini untuk mempertahankan ikan sidat (Anguilla sp.) yang memiliki kebiasaan bermigrasi saat matang gonad di Danau Limboto dan bertelur di laut dalam.

Penelitian ini terkait dengan siklus hidup ikan sidat di Danau Limboto dan bertelur di laut dan melewati beberapa fase untuk kembali ke danau.

Menurut Krismono yang perlu dipikirkan bukan keinginan manusia yang dipaksakan ke ikan sidat. Melainkan bagaimana habitat dan perilaku ikan sidat dengan adanya fish way (jalan air/ikan).

Siklus hidup ikan sidat terancam, terutama sistem reproduksi dengan adanya perubahan saluran air yang menghubungkan danau dan sungai ke laut.

Ikan sidat melewati saluran air danau ke sungai, saat matang gonad. Individu baru akan kembali lagi ke danau.

Dalam siklus hidupnya, setelah tumbuh dan berkembang dalam waktu yang panjang di perairan tawar, sidat dewasa atau yang dikenal sebagai yellow eel berkembang menjadi silver eel. Sidat silver eel ini kondisinya sudah matang gonad.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Danau LimbotogorontaloKKPSidat
Bagikan9Tweet3KirimKirim
Previous Post

Berbagai Fungsi Danau Limboto

Next Post

Danau Limboto Diprediksi Akan Lenyap 2031

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
LIPI Bantu Selamatkan 15 Danau Prioritas di Indonesia

Danau Limboto Diprediksi Akan Lenyap 2031

Komentar tentang post

TERBARU

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Depresi Tropis Berkembang di Laut Filipina

Mahasiswa KKN UNG Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Kota Gorontalo

Siklon Tropis Molave Bergerak Menjauhi Indonesia

Konsentrasi Parasetamol di Teluk Jakarta Tinggi

Kontainer Ikan Kurang di Merauke, Kemenko Kemaritiman: Tol Laut Perlu Digalakkan

Penyu Hijau Terdampar, Karapas Pecah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.