Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Upwelling, Arlindo dan Pergerakan Ikan Tuna di Indonesia

redaksi
3 Agustus 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Upwelling, Arlindo dan Pergerakan Ikan Tuna di Indonesia

INDONESIA Timur memiliki keunggulan dalam pergerakan utama oseanografi, yakni upwelling dan Arlindo. Upwelling terjadi ketika massa air naik dari lapisan bawah ke atas secara vertikal ke permukaan.

Di tempat itulah akan berkumpul fitoplankton, yang selanjutnya mengundang kehadiran zooplankton dan ikan. Proses ini membawa perairan menjadi lebih subur, sebagai dasar dalam rantai makanan.

Di sisi lain, terjadi pula Arlindo (Arus Lintas Indonesia), yaitu arus yang membawa massa air dingin bergerak dari wilayah lintang tinggi (kutub utara) menuju equator. Arus ini banyak mensuplai nutrien yang kaya akan makanan sehingga perairan menjadi subur.

Perairan laut dengan produktivitas primer yang tinggi, akan meningkatkan pertumbuhan fitoplankton. Dengan hadirnya fitoplankton, akan diikuti zooplankton. Ini akan menarik kehadiran ikan-ikan kecil, hingga ikan besar. Termasuk pula mamalia laut, seperti paus dan lumba-lumba.

Menurut Peneliti Bidang Geologi Laut Dan Oseanografi, Badan Litbang Energi Dan Sumber Daya Mineral, Delyuzar Ilahude, perairan Indonesia bagian timur seperti Laut Maluku, Teluk Tomini, Laut Banda, Laut Arafura terkenal sebagai daerah upwelling yang subur. Ini terjadi karena pada musim timur, massa air di lapisan atas perairan tersebut terdorong oleh angin timur sampai ke Laut Natuna dan Laut China Selatan.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: ArlindoTunaUpwelling
Bagikan74Tweet39KirimKirim
Previous Post

Peran Asosiasi untuk Kesejahteraan Nelayan di Jepang

Next Post

Memetakan Lokasi Memijah dan Asuhan Ikan Tuna

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Memetakan Lokasi Memijah dan Asuhan Ikan Tuna

Memetakan Lokasi Memijah dan Asuhan Ikan Tuna

Komentar tentang post

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

Analisis Deep Intelligence Research: Bencana Sumatra Bertransformasi Dari Krisis Kemanusiaan yang Memunculkan Disintegrasi

Konferensi Perubahan Iklim Akan Berlangsung di Dubai

Tahun 2023 Kemenhub Layani 177 Trayek Angkutan Laut

Ini Dampak Tidak Langsung Siklon Tropis Etau di Dekat Laut Natuna Utara

Topan Yagi Menyebabkan 324 Orang Tewas dan Hilang di Vietnam

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.