Kamis, Juni 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Peran Asosiasi untuk Kesejahteraan Nelayan di Jepang

DONNA OCTAVIANA (OKINAWA, JEPANG)

redaksi
2 Agustus 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Peran Asosiasi untuk Kesejahteraan Nelayan di Jepang

Proses lelang ikan di FCA Nago, Okinawa Jepang. Peserta lelang atau pembeli ikan hanya Middle Man yang mengenakan topi kuning. FOTO: DONNA OCTAVIANA

Dua petugas lagi mencatat melalui peralatan elektronik tablet yang terkoneksi dengan Dinas Perikanan Okinawa.

Jadi, seluruh hasil pelelangan tercatat dan terdata langsung di Dinas Perikanan.

Seperti umumnya lelang, yang mengkoordinir proses ini menawarkan harga awal. Selanjutnya, Middle Man menawarkan harga di tiap ikan yang ingin dibeli.

Ikan yang sudah ditetapkan pemiliknya, langsung diberi tanda oleh petugas FCA atau oleh Middle Man. Petugas FCA mencatat melalui tablet.

Proses lelang ini berlangsung cepat. Setelah selesai pelelangan, ikan tersebut langsung dibawa. Pembeli atau Middle Man tidak langsung membayar ikan tersebut.

Nanti setelah tiga hari, akan dibayar ke FCA. Begitupula di FCA, ikan para anggota ini baru dibayar tiga hari berikutnya. Praktis, nelayan baru menerima uang hasil tangkapan ikan, enam hari setelah lelang.

Berapa nilai yang diperoleh nelayan melalui proses ini? FCA membayar sesuai harga yang dibeli Middle Man.

Dari harga itu, nelayan memberikan sekian persen, sesuai dengan perjanjian. Tapi, umumnya, melalui lelang FCA ini tidak besar yang masuk ke kas FCA. Sebab, FCA bukan organisasi komersial.

Bagaimana dengan ikan yang tidak laku saat dilelang? FCA tetap membeli ikan tersebut dari nelayan dengan harga standar.

Ikan ini kemudian dijual FCA ke restoran terdekat. Jadi semua tangkapan nelayan tidak ada yang tidak terjual.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: JepangLelang ikan
Bagikan12Tweet7KirimKirim
Previous Post

Mahasiswa Brawijaya Temukan Tinta Bercahaya dari Bakteri Laut

Next Post

Upwelling, Arlindo dan Pergerakan Ikan Tuna di Indonesia

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Upwelling, Arlindo dan Pergerakan Ikan Tuna di Indonesia

Upwelling, Arlindo dan Pergerakan Ikan Tuna di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

UNG Perkuat Tata Kelola Administrasi

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

AmsiNews

REKOMENDASI

Riwayat Sesar Balantak, Pemicu Gempa yang Mengguncang Togean Tojo Una-Una

Ekspor Pelet Kayu Asal Provinsi Gorontalo ke Jepang Naik

KPU Provinsi Gorontalo Meluncurkan Maskot Hiu Paus di Pilkada 2024

KMP Santika Nusantara Ditarik ke Gresik, Masih Ada Kepulan Asap

Enam Kantong Korban Pesawat Lion Air Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok

WHO: Vaksin Flu Burung Belum Tersedia Secara Luas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.