Dua petugas lagi mencatat melalui peralatan elektronik tablet yang terkoneksi dengan Dinas Perikanan Okinawa.
Jadi, seluruh hasil pelelangan tercatat dan terdata langsung di Dinas Perikanan.
Seperti umumnya lelang, yang mengkoordinir proses ini menawarkan harga awal. Selanjutnya, Middle Man menawarkan harga di tiap ikan yang ingin dibeli.
Ikan yang sudah ditetapkan pemiliknya, langsung diberi tanda oleh petugas FCA atau oleh Middle Man. Petugas FCA mencatat melalui tablet.
Proses lelang ini berlangsung cepat. Setelah selesai pelelangan, ikan tersebut langsung dibawa. Pembeli atau Middle Man tidak langsung membayar ikan tersebut.
Nanti setelah tiga hari, akan dibayar ke FCA. Begitupula di FCA, ikan para anggota ini baru dibayar tiga hari berikutnya. Praktis, nelayan baru menerima uang hasil tangkapan ikan, enam hari setelah lelang.
Berapa nilai yang diperoleh nelayan melalui proses ini? FCA membayar sesuai harga yang dibeli Middle Man.
Dari harga itu, nelayan memberikan sekian persen, sesuai dengan perjanjian. Tapi, umumnya, melalui lelang FCA ini tidak besar yang masuk ke kas FCA. Sebab, FCA bukan organisasi komersial.
Bagaimana dengan ikan yang tidak laku saat dilelang? FCA tetap membeli ikan tersebut dari nelayan dengan harga standar.
Ikan ini kemudian dijual FCA ke restoran terdekat. Jadi semua tangkapan nelayan tidak ada yang tidak terjual.





Komentar tentang post