Rabu, Agustus 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Sistem Peringatan Dini Tsunami di Indonesia

WIDODO S PRANOWO

redaksi
15 Oktober 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Widodo S Pranowo

Peneliti di Laboratorium Data Laut & Pesisir, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia, Kementerian Kelautan dan Perikanan. FOTO: DOK. ISTIMEWA

Seperti di beberapa dusun di Kepulauan Mentawai yang menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel. Umumnya listrik tenaga diesel dimatikan pukul 20:00 WIB. Jika gempa berpotensi tsunami terjadi sekitar pukul 21:56 WIB, maka penduduk tidak bisa menerima peringatan dini yang telah diterbitkan oleh BMKG (KOMPAS.com, 2010c).

Peristiwa seperti ini juga pernah terjadi di wilayah selatan Jawa. Sirine peringatan dini tsunami tidak berbunyi akibat listrik yang padam saat gempa 2 September 2009 (KOMPAS, 2009).

Pembangunan struktur/infrastruktur yang sangat gencar telah dilakukan kurang lebih sejak 50 tahun yang lalu, ternyata belum semua memperhatikan kualitas.

Belum lagi ditambah dengan minimnya pengetahuan tentang tingkat kerentanan/kerawanan kawasan (permukiman/sentra aktivitas) pesisir tertentu terhadap gempa dan tsunami. Masih terdapat kawasan yang belum memiliki sistem perlindungan pantai, baik alam maupun buatan yang memadai ataupun tata wilayah berkonsep mitigasi.

Salah satu contoh adalah kota Padang, pernah mengalami gempa dan tsunami besar di tahun 1797 dan 1833 (Natawidjaja et al., 2006; Clieh et al., 2008), disusul gempa terkini 2009 (Wekerle et al., 2009; McCloskey et al., 2010).

Kendati sudah memiliki konsep terpadu (dan tata kota) siaga bencana, ternyata masih belum dilengkapi dengan penambahan beberapa jembatan yang dapat digunakan sebagai jalur evakuasi keluar dari Kota Padang yang landai menuju daerah perbukitan di seberang sungai (Bappeda Kota Padang, 2010).*

Halaman 5 dari 6
Sebelumnya1...456Selanjutnya
Tags: BMKGgempa. tsunami
Bagikan17Tweet8KirimKirim
Previous Post

Ambruknya Jembatan Kuning

Next Post

Berdamai dengan Gempa, Begini Solusinya ….

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
BMKG

Berdamai dengan Gempa, Begini Solusinya ....

Komentar tentang post

TERBARU

El Niño Berdampak di Berbagai Sektor, Informasi Iklim Perlu Jadi Dasar Pengambilan Keputusan

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Warga yang Tersebar di 12 Kecamatan Sulit Air Bersih

Pengembangan Industri Udang Harus Seiring Dengan Menjaga Ekosistem Mangrove

Typhoon Dolphin Maintains Strength South of Tokyo, Brings 15-Meter Waves

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Siklon Tropis di Laut Cina Selatan Akan Mendarat di Luzon

AmsiNews

REKOMENDASI

Transhipment Dihentikan, Semua Kapal Bongkar Muat di Pelabuhan Perikanan

Populasi Teripang Makin Menurun

Pakai Pukat Harimau, Nelayan Lapor ke Ombudsman

Ikan Endemik di Danau Toba Hampir Punah, KKP Dorong Pengelolaan Berkelanjutan

Migaloo, Paus Bungkuk Putih Spektakuler

Ganti Rugi Kerusakan Terumbu Karang Bunaken

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.